Keutamaan Tahajud

Islamika kali ini mengupas keutamaan tahajud dari perspektif agama dan medik. Ada berbagai keutamaan tahajud:

Lima keutamaan di dunia:

  • Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
  • Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan di wajahnya.
  • Akan dipuji dan dicintai Allah serta digolongkan ke dalam golongan hambanya yang baik (QS. Al-Furqan: 63-64)
  • Lidahnya mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
  • Akan dijadikan orang yang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.

Sedangkan empat keutamaan di akhirat, yaitu :

  • Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di hari pembalasan dan dibangkitkan dari tempat yang terpuji (QS. Al-Isra: 79).
  • Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
  • Ketika menyeberangi jembatan Shirotol Mustaqim, Allah mempercepat bak halilintar menyambar.
  • Catatan amalnya yang diberikan diterim di tangan kanan.

(lebih…)

September 6, 2008 at 3:10 am Tinggalkan komentar

Tahajudan Yuk!!!

Praying on night

Praying on night

Mengerjakan shalat sunnah yang satu ini butuh sedikit persiapan fisik dan mental. Mengapa? Sebab shalatulail ini dikerjakan dikala sebagian besar hamba Allah tengah terlelap. Persiapan mental dan fisik seperti apa yang diperlukan? Yakni keikhalasan hati mendirikannya serta kemampuan fisik menahan kantuk yang mendera. Kan, ada juga yang udah niatan tahajud, gara-gara ngantuk, lewat deh.

Waktu pengerjaan tahajud berpatokan pada pertigaan malam yaitu: sepertiga malam pertama (Ba’da Isya – 22.00), sepertiga malam kedua (22.00 – 01.00), sepertiga malam terakhir (01.00 – Subuh). Dari pertigaan waktu tersebut yang paling utama sepertiga malam terakhir. Why? Berdasarkan hadist sahih, saat do’a ijabah (dikabulkan) ialah pada 1/3 malam terakhir, seperti yang dipaparkan dalam hadist berikut: Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : “Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?” Sahabat Abu Dzar menjawab: “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.”Rosulullah SAW bersabda : “Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)

(lebih…)

September 6, 2008 at 3:05 am Tinggalkan komentar

Shubuh dan Keutamaannya

Shubuh di Nabawi

Shubuh di Nabawi

Dalam Islam kedudukan waktu dan shalat Shubuh dipandang penting, tanpa mengenyampingkan kedudukan empat waktu shalat lainnya. Hal tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang pemimpin Yahudi. Satu hal yang ditakuti orang Yahudi dari Islam ialah Shubuh. Pemimpin Yahudi itu takut kalau jamaah shalat Shubuh sebanyak jumlah jemaah shala Jum’at. Namun, tidak semua umat Islam memahami pentingnya Shubuh.

Bahkan anjuran untuk bangun di Shubuh hari dikumandangkan lewat adzan Shubuh pada kalimat, “Ash shalatu khairun minan naum” (Shalat Shubuh lebih baik dari tidur). Sedangkan dalam Allah menjelaskan betapa pentingnya waktu Shubuh Al-Quran surat Al-Kahfi ayat 28, ”Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” Rugi rasanya bila melewatkan Shubuh begitu saja. Banyak manfaat dan keutamaan Shubuh.

(lebih…)

September 6, 2008 at 2:51 am Tinggalkan komentar

Zakat Fitrah

zakat.jpgPentingnya zakat termaktub dalam rukun Islam. Siapa saja yang harus membayar zakat? Setiap individu muslim (laki-laki maupun perempuan) wajib membayar zakat fitrah tanpa pandang usia dan profesi. Ini sesuai dengan hadist diriwayatkan dari Ibnu Umar: “Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah dari bulan Ramadhan satu sha’ dari kurma, atau satu sha’ dari sya’iir. Atas seorang hamba, seorang merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslimin.” (H.R : Al-Bukhari dan Muslim). Seseorang diwajibkan membayar zakat fitrah jika:

  1. Mempunyai kelebihan makanan atau hartanya dari keperluan tanggungannya pada malam dan pagi hari raya.
  2. Anak yang lahir sebelum matahari jatuh pada akhir bulan Ramadhan dan hidup selepas terbenam matahari.
  3. Memeluk Islam sebelum terbenam matahari pada akhir bulan Ramadhan dan tetap dalam Islamnya.
  4. Seseorang yang meninggal selepas terbenam matahari akhir Ramadhan.

(lebih…)

Desember 20, 2007 at 3:33 am Tinggalkan komentar

Tidur Sehat ala Rasulullah

bayi-tidur.gifSejatinya tidur mengembalikan vitalitas tubuh, merelaksasikan otot-otot dan memperbaharui sel-sel yang rusak. Peryataan tersebut bukan tak beralasan, seperti yang dipaparkan dalam surat An-Naba’, “Dan Kami jadikan tidurmu sebagal pelepas lelah bagimu.” Dengan kata lain tidur merupakan kebutuhan yang tidak bisa tidak. Banyak hikmah dapat diambil dari tidur. Seperti kisah Ashabul Kahfi, Allah menidurkan ketiga pemuda itu selama 390 tahun. Sungguh waktu yang tidak sebentar. Perkara tersebut dijelaskan dalam Al-Qur’an, “Hakikat waktu berada dalam genggaman Allah, tidur dalam rangka mewujudkan pengabdian pada Allah, tidur dengan cara yang benar.” (Al Kahfi:18)

Oleh sebab itu, hindarkan tidur mubazir alias sia-sia. Akan tetapi kecendrungan hasrat manusia untuk tidur lagi dan lagi sulit diredam. Banyak yang salah salah kaprah dengan tidur sebegai istrihat. Hendaknya tidur yang notabene dapat melupakan beban masalah sesaat itu berkualitas lagi diridhoi-Nya. Rasulullah saw pernah mengajarkan bagaimana tidur yang berkualitas. Tidur berkualitas mengacu pada pola hidup sehat nan islami.

(lebih…)

Desember 20, 2007 at 3:30 am 1 komentar

Shalat Sunnah Tahajud

prayer2.jpg

Mengerjakan shalat sunnah yang satu ini butuh sedikit persiapan fisik dan mental. Mengapa? Sebab shalatulail ini dikerjakan dikala sebagian besar hamba Allah tengah terlelap. Persiapan mental dan fisik seperti apa yang diperlukan? Yakni keikhalasan hati mendirikannya serta kemampuan fisik menahan kantuk yang mendera. Kan, ada juga yang udah niatan tahajud, gara-gara ngantuk, lewat deh.

(lebih…)

Desember 20, 2007 at 3:27 am Tinggalkan komentar

Shalat Gerhana

Gerhana matahari dan bulan merupakan fenomena alam yang berkaitan dengan peredaran bumi dan bulan. Menanggapi fenomena alam tersebut, Islam menganjurkan umatnya melaksanakan shalat gerhana. Sebagaimana yang yang tertera dalam hadits berikut: “Dari Al-Mughirah bin Syu’bah ra, berkata, “Terjadi gerhana matahri di masa Rasulullah saw saat kematian Ibrahim.” Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah tanda-tanda kebesaran Allah, keduanya terjadi bukan karena kematian seseorang dan tidak karena kelahiran seseorang. Ketika kalian melihatnya, makia berdo’lah pada Allah dan shalatlah sampai selesai.” (Muttafaqun’ala’hi).

(lebih…)

Agustus 20, 2007 at 3:35 am Tinggalkan komentar


Tulisan Teratas

Juli 2014
S S R K J S M
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
IP



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.